Hari ini aku merasa sedih, ini H-2 hari sebelum hari pernikahan, tapi banyak kekuranganku yang belum tertutupi. Seperti contohnya sekarang ini, dan kemarin2, aku terlalu egois, aku terlalu fokus dengan pekerjaanku pada jam kerja sehingga aku tidak sempat untuk menyentuh urusan pernikahan kami. Dan terkadang aku agak jengkel apabila pada waktu malam hari mesti ngurus2in macam2.
Hari2 ini sih sempat tertemplang, tertohok, karena urusan pernikahan, pekerjaan calonku jadi terbengkalai. Sebenarnya aku pun sangat excited dengan pernikahan kami, tapi entah kenapa aku tidak bisa melihat apa yang dilihat calonku. Pada saat aku merasa sudah cukup oke, calonku bilang belum oke. Mungkin itu yang membedakan status pekerjaan kita. Aku bener2 ga kepengen calonku jadi seperti ini terus, akupun juga kepengen ngurusin semua.
Tiap malem aku doa supaya calonku selalu mendapat kekuatan, pengharapan baru. Tapi mungkin karena kena aku, kekuatannya jadi habis. Sedih emang, tapi that's fact.
Aku terlalu egois sampai aku ga bisa melihat bagaimana calonku berkorban. Berkorban perasaan, pikiran, ego. Aku harus berubah.
Hey km (aku di masa depan), kalo km baca ini, introspeksi diri!
Apa km sudah jadi a better man?
Ato tetep menyusahkan istrimu?
Don't be so selfish!
No comments:
Post a Comment