1. Jangan dipanaskan ulang
Bayam banyak mengandung zat besi atau
senyawa ferro (Fe2+) yang baik bagi tubuh. Namun, jika dipanaskan ulang,
akan terjadi proses oksidasi pada sayur bayam. Oksidasi adalah proses
pengikatan oksigen. Maka Fe2+ akan berubah menjadi Fe3+ atau senyawa
ferri yang beracun bagi tubuh.
2. Segera dimakan
Selain
mengandung besi, bayam juga mengandung nitrat (NO3). Tetapi jika terlalu
lama bersentuhan dengan udara, akan berubah menjadi nitrit (NO2) yang
bersifat senyawa tidak berwarna, tidak berbau, dan yang lagi-lagi
beracun. Maka, sayur bayam harus segera dimakan begitu matang. Sayur
bayam yang sudah dimasak lebih dari lima jam jangan dimakan lagi.
3. Pilih bayam segar
Bayam segar yang baru dicabut dari persemaiannya mengandung senyawa
nitrit kira-kira sebanyak 5 mg per kg. Bila bayam disimpan di lemari es
selama dua minggu, kadar nitrit akan meningkat sampai 300 mg per kg.
Dengan kata lain, dalam 1 hari penyimpanan, senyawa nitrit akan sebesar 7
persen.
4. Gunakan panci ”stainless steel”
Jangan memasak bayam di panci besi/aluminium karena senyawa ferro tadi akan bereaksi dengan bahan panci besi atau aluminium.
Monday, March 7, 2016
Thursday, March 3, 2016
Friday, November 27, 2015
Logika Dagang
Logika dagang :
uang 1 juta untuk apa ? jawab = modal
uang 10 juta untuk apa ? jawab = modal
uang 100 jt untuk apa ? jawab = modal
uang 300 juta untuk apa ? jawab = modal
uang 500jt untuk apa ? jawab = modal
uang 1 Miliar untuk apa ? jawab = modal....
kalo 2 Miliar untuk apa ? jawab, modal juga ....
Modal disini adalah dalam artian cashflow, yg sudah bergerak.
uang 1 juta untuk apa ? jawab = modal
uang 10 juta untuk apa ? jawab = modal
uang 100 jt untuk apa ? jawab = modal
uang 300 juta untuk apa ? jawab = modal
uang 500jt untuk apa ? jawab = modal
uang 1 Miliar untuk apa ? jawab = modal....
kalo 2 Miliar untuk apa ? jawab, modal juga ....
Modal disini adalah dalam artian cashflow, yg sudah bergerak.
kok sudah sebanyak itu selalu dijawab untuk modal kerja ?...
kapan beli rumah ? kapan beli mobil baru ? kapan liburan ? gak kebeli-beli donk rumah ?...
1. jangan terlalu cepat mengkonversi hasil usaha, ke dalam aset2 real, disaat sedang merangkak dari bawah, nikmati saja terus perbanyak barang dagangan, toko dibikin cabang, tambah lagi bisnis disektor lain, sebenernya kalau hanya ingin naik kendaraan mewah, anda sewa saja uber , kemana anda ingin tuju, tapi kalau menikmati mengolah cashflow uang, untuk dibikin bidang2 bisnis, itu baru asik, dan akhirnya seorang pengangguran berubah menjadi orang yang super sibuk, mengurus berbagai macam lini bisnisnya.
2. banyak sekali orang diluar sana yang kalau untuk urusan gadget, kendaraan, untuk niat nya biar gaya, itu nomor satu, tapi keluar modal untuk usaha yg akan di buatnya 10 juta saja, mikirnya bukan kepayang, sedangkan membeli handphone seharga 10 jt saja dibela2in kredit, ini adalah mindset kebalik, menurut saya, dalam logika dagang, modal dan terus memperbesar cashflow lah yg menjadi prioritas, sembari terus bertahan , dan mengembangkan usaha di berbagai sektor.
3. bisnis itu semacam punya anak, bisnis pertama bisnis kedua , bisnis ketiga, jika bisnis pertama cukup untuk membiayai hidup anda setiap bulan, atau bahkan cukup untuk membiayai hidup anda setiap tahun, maka bisnis nomor 2 adalah untuk hal yang lainnya, dengan begitulah banyak pedagang itu nabung secara gak sadar, karena bisnis 1 , dan bisnis 2, dimana bisnis 1 untuk operasional rumah tangga, bisnis nomor 2, untuk ditabung, atau untuk membuka bisnis ke 3, yang penting kalau bisnisnya sudah ada 5 macam, jangan untuk istri ke dua dan istri ke tiga, istri maksimal 1.
4. jika anda mengelola bisnis dengan baik, dan sudah berjalan dengan lama, uang 200 juta, bisa untuk penghasilan anda 10juta - 30 juta setiap bulannya, ditambah lagi, anda ditahun ke 3, uang 200 jt tersebut sudah kembali ketangan anda, untuk di bikin kan bisnis lainnya, disana lah orang mulai melihat anda sibuk,
5. inti dari bisnis adalah melayani, pelayanan, serta share, sehingga orang lain rela mengeluarkan uang untuk membayar jasa/ produk anda, disanalah sudah sewajarnya apabila anda lihat gedung2 tinggi di sudirman jakarta, ya mereka itu mempunyai services, core, organisasi, yang membuat orang memakai jasa mereka, membeli produk mereka, kunci nya adalah jual dan beli, lalu broker, hanya 3 itu saja.
6. kekuatan modal finansial yang tidak di dukung dengan keputusan yg jernih, serta support sdm didalamnya yang baik, dan management yg baik, hanya akan merusak dan memperkecil modal, alias modal bisa menyusut, so ? kalau anda melihat orang yg sudah berdagang, lama, dan akhirnya besar, bisa jadi karena pinjaman bank, suntikan dana , namun bisa jadi karena, dia mengelola bisnsi dan usahanya dengan baik, karena modal akan bertambah dengan sendirinya, seiring dengan profit yang disisihkan untuk di putar ke roda gila cashflow, percuma saja ditanam modal 1 milyar rupiah, ketika dikelola dengan buruk, bisa-bisa di balikin, tinggal bersisa 10 jt, namun lain hal dengan orang yg memulai dengan baik usaha di modal 10jt, bisa jadi 3-5 tahun berjalan sudah di angka 500jt bahkan lebih, karena pengelolaannya sangat baik. so apa yang anda pikirkan dengan usaha anda sekarang? .. membuat bola salju dari sisi cashflow adalah sangat penting dan erat kaitannya dengan pelayanan serta service.
7. banyak orang yg sdh berpengalaman dagang, dengan uang 10 jt mereka bisa ciptakan 2 jt setiap bulan, alias dengan cashflow 100 jt pun 20jt setiap bulan didapat, dan seterusnya, untuk itu lah apabila anda depositokan uang 1M anda di bank, itu hanya dapat sekitar 4 juta rupiah tiap bulan, uang anda tidak ada artinya di depositokan, . . dari sini lah orang mulai berusaha mencari akal, mengutak atik, cara-cara agar bisa jauh diatas angka deposito, apakah nama cara itu ? nama caranya , berdagang / berwiraswasta / berusaha , jadi mengusahakan yang belum ada.
8. Kesaktian-kesaktian roda usaha dan roda bisnis, perusahaan perusahaan besar, yang membuat lulusan S1 FG, menyerah dan langsung meng-apply job ke perusahaan multinasional, sebegitu mengerikannya idealisme dibunuh atau terbunuh , dan langsung menyerah, ya memang begitu, realistis dan cepat, dan ingat, itu lah saktinya modal yang unlimited, namun jika anda berusaha / berdagang , melihat kompetitor mempunyai cashflow dan modal yg kuat, jangan patah semangat, hukum bola salju adalah, modal 10 jt pun akan jadi modal 100jt, jika anda mengelola dengan benar, tetapi sebaliknya jika anda tanamkan 100jt, itu akan menjadi 10 jt, cepat atau lambat, selama pengaturan sdm , management anda buruk, karena yang namanya gaji karyawan, sewa kantor, operasional, dan sebagainya itu semua di biayai dari ujung tombak perusahaan yaitu penjualan. kembali lagi semua itu kembali ke jual beli dan calo.
9. Sibuk melihat , menakar, mengira2, berapa modal saingan saya, itu akan sangat membantu saingan anda untuk mengalahkan anda, tanpa perlu berbuat apa-apa ke anda, karena anda terlalu sibuk dengan lihat lihat tetangga, dan anda tidak paham dengan hukum bola salju, dimana bola salju itu adalah sesuatu perjuangan keras, melawan waktu, melawan zaman, melawan semuanya, sehingga menjadi besar. ditambah pula anda memperlihatkan secara gamblang kelemahan mental anda, kepada kompetitor anda, kelemahan mental lebih mahal harganya ketimbang kelemahan anda kekurangan modal usaha, karena mental itu ibarat bahan bakar sekelas avtur pesawat, sementara kelemaham modal itu ibarat bahan bakar minyak tanah, perbandingannya. toh kalau posisinya langsung dibalik ke anda, pun bisa jadi bukan profit yang anda dapat malah hutang yg anda dapat di akhir, karena, perbekalan amunisi terlalu cepat, tidak sebanding dengan kemampuan managerial dan softskill anda berkembang. (bodoh) lebih tepatnya.
10. orang jualan koran bekas, bisa naik haji, orang jualan bubur buka dari jam 6 sampai jam 12 malam, bisa nyekolahin anaknya sampai keluar negri, orang jualan keripik pedas, cemilan dan kudapan, sekarang usaha properti dimana2, orang jualan bawang goreng, dimasukan kedalam toples plastik, sekarang pegang supply ke 2 hotel, orang jualan rak kayu dan aneka display, sekarang supply ke toko2 besar seperti gramedia, toyskingdom, toyscity, orang jualan ..... orang jualan ...... orang jualan ....... bla bla bla bla bla, semua kembali ke mengelolanya, memanagenya, dan lihat background bagaimana segempalan tangan bola salju yang pada saat awal bisnisnya sekarang sudah menjadi sebesar meteor yang sangat besar, kalau lah jualan kuaci tidak menguntungkan, maka anda tidak bisa menemukan kuaci2 di supermarket, mau merek cap gajah, bunga matahari, dan lainnya,
so, jualan apakah anda ?....
11. Seberapa kuat anda ingin sama persis dengan kompetitor anda ? memangnya anda mesin foto kopi ?, tanggal lahir, jam , tempat dibesarkan saja sudah beda, muka aja udah beda, bagaimana bisa anda mau tumpek blek copas sama persis ? setiap manusia punya otak, akal, fikiran, ide, kreatifitas, emosional, gagasan yang berbeda2, anda cukup ambil saja garis besar di bagian paling belakangnya, apakah itu ? cetak saja skor skor an uang nantinya berapa, tanpa perlu sama persis dengan kompetitor anda. semua ada jalan dan gaya masing2, satu2 nya orang yg bisa mengcopas persis sama seperti contohnya adalah si owner atau foundernya sendiri., bukan orang lain seperti anda.
12. ada tersirat 1 sukses mematikan 10 lainnya, adapula tersirat, 1 sukses , 10 yang lainnya ikut terbawa sukses, tentunya apabila tidak ada konflik interest yang beradu didalamnya, pakai saja cara anda masing-masing dalam memperbesar bola salju, karena hukum tersirat ini, memang benar ada tapi terkecuali untuk yang punya jalan dan pintar jeli mengambil celah di antara tembok, dinding yang tebal.
13. usaha / dagang yg hebat itu yg mampu bertahan dekade demi dekade, bukan dilihat dari apa yg sudah anda pamerkan ke orang2 dekat sekitar anda dari usaha anda. percuma anda pamer2 tetapi usaha anda dijadikan sapi perah untuk glamour dan gaya hidup anda. masih adakah usaha anda di 10 tahun kedepan ?
14. anda teriak modal kecil, gak bisa gerak, gk ada modal, gk ada modal, yakin ketika ada modal anda bisa seperti yang anda lihat ? , penambahan modal berarti penambahan workload, penambahan jam kerja, penambahan effort, penambahan kesibukan, penambahan pelanggan, penambahan setoran, penambahan aktifitas, urus saja aktifitas modal anda yg 10 jutaan itu dulu (contoh). semua melalui tahapan, proses tangga demi tangga.
15. jangan pernah anda melihat gaya konglomerat, / anak konglomerat / orang besar membuka bisnis, yang langsung menggeolontorkan dana ratusan juta , milyaran bahkan puluhan miyar hingga ratusan, mereka itu sudah punya softskill, pengalaman, serta jangan lupa, itu mungkin bisnis mereka yang ke 10, dan sudah di perhitungkan oleh risk management, dan di analisis feasible studinya, serta kalau amsiong pun ada 9 pelor lagi, buat anda yang masih lahiran anak bisnis 1, 2 , ya anda sendiri donk yang turun tangan perhitungkan semuanya, lagipula justru mereka itu sudah memperhitungkan menggelontorkan dana 10 milyar untuk jadi si bola salju itu 50 milyar atau lebih, makanya sampai bayar orang untuk memperhitungkan segala sesuatunya agar tidak salah, tetap saja intinya perkembangan, pertambahan, pertumbuhan, pembesaran. mereka punya kepentingan untuk menghitung sedetil mungkin agar tidak menyusut 1 mili meter pun ketika bola salju itu di jalankan.
16. inti dari pengusaha, wiraswasta, pedagang, itu hampir2 sama, sama2 mengusahakan yang belum ada menjadi ada, apakah itu yang belum ada menjadi ada ? yaa gak usah basa basi mencla mencle, jelas lah cashflow, putarn uang, didalam roda gila permainan usaha, bisnis, dagang, aktifitas jualbeli itu lah,
dulu main di awal 1 juta, sekarang bisa gak bertumbuh jadi main di 10 juta, dulu main di 10 juta, bisa gak sekarang jadi main di 100juta, sekarang main di 100 juta, bisa gak besok main di 500 juta ? ... nah kalau anda main 100 jt, anda ambil yang menjadi hak anda 10-20 juta, sah toh ? sahhhhhhh.... belum ada saya dengar pengusaha itu dulu main 100 juta, sekarang dia maunya main 10 juta, bahkan dulu main 100 jt, sekarang main 100 jt aja, si pengusaha udah stress karena itu menyalahi hukum bola salju. dalam artian usaha nya stagnan. kalau diawal anda main 10 juta, di akhir malah hutang 10 juta, anda ini sedang mengusahakan apa toh ?.
masih percayakah anda terhadap hukum bola salju ?
kapan beli rumah ? kapan beli mobil baru ? kapan liburan ? gak kebeli-beli donk rumah ?...
1. jangan terlalu cepat mengkonversi hasil usaha, ke dalam aset2 real, disaat sedang merangkak dari bawah, nikmati saja terus perbanyak barang dagangan, toko dibikin cabang, tambah lagi bisnis disektor lain, sebenernya kalau hanya ingin naik kendaraan mewah, anda sewa saja uber , kemana anda ingin tuju, tapi kalau menikmati mengolah cashflow uang, untuk dibikin bidang2 bisnis, itu baru asik, dan akhirnya seorang pengangguran berubah menjadi orang yang super sibuk, mengurus berbagai macam lini bisnisnya.
2. banyak sekali orang diluar sana yang kalau untuk urusan gadget, kendaraan, untuk niat nya biar gaya, itu nomor satu, tapi keluar modal untuk usaha yg akan di buatnya 10 juta saja, mikirnya bukan kepayang, sedangkan membeli handphone seharga 10 jt saja dibela2in kredit, ini adalah mindset kebalik, menurut saya, dalam logika dagang, modal dan terus memperbesar cashflow lah yg menjadi prioritas, sembari terus bertahan , dan mengembangkan usaha di berbagai sektor.
3. bisnis itu semacam punya anak, bisnis pertama bisnis kedua , bisnis ketiga, jika bisnis pertama cukup untuk membiayai hidup anda setiap bulan, atau bahkan cukup untuk membiayai hidup anda setiap tahun, maka bisnis nomor 2 adalah untuk hal yang lainnya, dengan begitulah banyak pedagang itu nabung secara gak sadar, karena bisnis 1 , dan bisnis 2, dimana bisnis 1 untuk operasional rumah tangga, bisnis nomor 2, untuk ditabung, atau untuk membuka bisnis ke 3, yang penting kalau bisnisnya sudah ada 5 macam, jangan untuk istri ke dua dan istri ke tiga, istri maksimal 1.
4. jika anda mengelola bisnis dengan baik, dan sudah berjalan dengan lama, uang 200 juta, bisa untuk penghasilan anda 10juta - 30 juta setiap bulannya, ditambah lagi, anda ditahun ke 3, uang 200 jt tersebut sudah kembali ketangan anda, untuk di bikin kan bisnis lainnya, disana lah orang mulai melihat anda sibuk,
5. inti dari bisnis adalah melayani, pelayanan, serta share, sehingga orang lain rela mengeluarkan uang untuk membayar jasa/ produk anda, disanalah sudah sewajarnya apabila anda lihat gedung2 tinggi di sudirman jakarta, ya mereka itu mempunyai services, core, organisasi, yang membuat orang memakai jasa mereka, membeli produk mereka, kunci nya adalah jual dan beli, lalu broker, hanya 3 itu saja.
6. kekuatan modal finansial yang tidak di dukung dengan keputusan yg jernih, serta support sdm didalamnya yang baik, dan management yg baik, hanya akan merusak dan memperkecil modal, alias modal bisa menyusut, so ? kalau anda melihat orang yg sudah berdagang, lama, dan akhirnya besar, bisa jadi karena pinjaman bank, suntikan dana , namun bisa jadi karena, dia mengelola bisnsi dan usahanya dengan baik, karena modal akan bertambah dengan sendirinya, seiring dengan profit yang disisihkan untuk di putar ke roda gila cashflow, percuma saja ditanam modal 1 milyar rupiah, ketika dikelola dengan buruk, bisa-bisa di balikin, tinggal bersisa 10 jt, namun lain hal dengan orang yg memulai dengan baik usaha di modal 10jt, bisa jadi 3-5 tahun berjalan sudah di angka 500jt bahkan lebih, karena pengelolaannya sangat baik. so apa yang anda pikirkan dengan usaha anda sekarang? .. membuat bola salju dari sisi cashflow adalah sangat penting dan erat kaitannya dengan pelayanan serta service.
7. banyak orang yg sdh berpengalaman dagang, dengan uang 10 jt mereka bisa ciptakan 2 jt setiap bulan, alias dengan cashflow 100 jt pun 20jt setiap bulan didapat, dan seterusnya, untuk itu lah apabila anda depositokan uang 1M anda di bank, itu hanya dapat sekitar 4 juta rupiah tiap bulan, uang anda tidak ada artinya di depositokan, . . dari sini lah orang mulai berusaha mencari akal, mengutak atik, cara-cara agar bisa jauh diatas angka deposito, apakah nama cara itu ? nama caranya , berdagang / berwiraswasta / berusaha , jadi mengusahakan yang belum ada.
8. Kesaktian-kesaktian roda usaha dan roda bisnis, perusahaan perusahaan besar, yang membuat lulusan S1 FG, menyerah dan langsung meng-apply job ke perusahaan multinasional, sebegitu mengerikannya idealisme dibunuh atau terbunuh , dan langsung menyerah, ya memang begitu, realistis dan cepat, dan ingat, itu lah saktinya modal yang unlimited, namun jika anda berusaha / berdagang , melihat kompetitor mempunyai cashflow dan modal yg kuat, jangan patah semangat, hukum bola salju adalah, modal 10 jt pun akan jadi modal 100jt, jika anda mengelola dengan benar, tetapi sebaliknya jika anda tanamkan 100jt, itu akan menjadi 10 jt, cepat atau lambat, selama pengaturan sdm , management anda buruk, karena yang namanya gaji karyawan, sewa kantor, operasional, dan sebagainya itu semua di biayai dari ujung tombak perusahaan yaitu penjualan. kembali lagi semua itu kembali ke jual beli dan calo.
9. Sibuk melihat , menakar, mengira2, berapa modal saingan saya, itu akan sangat membantu saingan anda untuk mengalahkan anda, tanpa perlu berbuat apa-apa ke anda, karena anda terlalu sibuk dengan lihat lihat tetangga, dan anda tidak paham dengan hukum bola salju, dimana bola salju itu adalah sesuatu perjuangan keras, melawan waktu, melawan zaman, melawan semuanya, sehingga menjadi besar. ditambah pula anda memperlihatkan secara gamblang kelemahan mental anda, kepada kompetitor anda, kelemahan mental lebih mahal harganya ketimbang kelemahan anda kekurangan modal usaha, karena mental itu ibarat bahan bakar sekelas avtur pesawat, sementara kelemaham modal itu ibarat bahan bakar minyak tanah, perbandingannya. toh kalau posisinya langsung dibalik ke anda, pun bisa jadi bukan profit yang anda dapat malah hutang yg anda dapat di akhir, karena, perbekalan amunisi terlalu cepat, tidak sebanding dengan kemampuan managerial dan softskill anda berkembang. (bodoh) lebih tepatnya.
10. orang jualan koran bekas, bisa naik haji, orang jualan bubur buka dari jam 6 sampai jam 12 malam, bisa nyekolahin anaknya sampai keluar negri, orang jualan keripik pedas, cemilan dan kudapan, sekarang usaha properti dimana2, orang jualan bawang goreng, dimasukan kedalam toples plastik, sekarang pegang supply ke 2 hotel, orang jualan rak kayu dan aneka display, sekarang supply ke toko2 besar seperti gramedia, toyskingdom, toyscity, orang jualan ..... orang jualan ...... orang jualan ....... bla bla bla bla bla, semua kembali ke mengelolanya, memanagenya, dan lihat background bagaimana segempalan tangan bola salju yang pada saat awal bisnisnya sekarang sudah menjadi sebesar meteor yang sangat besar, kalau lah jualan kuaci tidak menguntungkan, maka anda tidak bisa menemukan kuaci2 di supermarket, mau merek cap gajah, bunga matahari, dan lainnya,
so, jualan apakah anda ?....
11. Seberapa kuat anda ingin sama persis dengan kompetitor anda ? memangnya anda mesin foto kopi ?, tanggal lahir, jam , tempat dibesarkan saja sudah beda, muka aja udah beda, bagaimana bisa anda mau tumpek blek copas sama persis ? setiap manusia punya otak, akal, fikiran, ide, kreatifitas, emosional, gagasan yang berbeda2, anda cukup ambil saja garis besar di bagian paling belakangnya, apakah itu ? cetak saja skor skor an uang nantinya berapa, tanpa perlu sama persis dengan kompetitor anda. semua ada jalan dan gaya masing2, satu2 nya orang yg bisa mengcopas persis sama seperti contohnya adalah si owner atau foundernya sendiri., bukan orang lain seperti anda.
12. ada tersirat 1 sukses mematikan 10 lainnya, adapula tersirat, 1 sukses , 10 yang lainnya ikut terbawa sukses, tentunya apabila tidak ada konflik interest yang beradu didalamnya, pakai saja cara anda masing-masing dalam memperbesar bola salju, karena hukum tersirat ini, memang benar ada tapi terkecuali untuk yang punya jalan dan pintar jeli mengambil celah di antara tembok, dinding yang tebal.
13. usaha / dagang yg hebat itu yg mampu bertahan dekade demi dekade, bukan dilihat dari apa yg sudah anda pamerkan ke orang2 dekat sekitar anda dari usaha anda. percuma anda pamer2 tetapi usaha anda dijadikan sapi perah untuk glamour dan gaya hidup anda. masih adakah usaha anda di 10 tahun kedepan ?
14. anda teriak modal kecil, gak bisa gerak, gk ada modal, gk ada modal, yakin ketika ada modal anda bisa seperti yang anda lihat ? , penambahan modal berarti penambahan workload, penambahan jam kerja, penambahan effort, penambahan kesibukan, penambahan pelanggan, penambahan setoran, penambahan aktifitas, urus saja aktifitas modal anda yg 10 jutaan itu dulu (contoh). semua melalui tahapan, proses tangga demi tangga.
15. jangan pernah anda melihat gaya konglomerat, / anak konglomerat / orang besar membuka bisnis, yang langsung menggeolontorkan dana ratusan juta , milyaran bahkan puluhan miyar hingga ratusan, mereka itu sudah punya softskill, pengalaman, serta jangan lupa, itu mungkin bisnis mereka yang ke 10, dan sudah di perhitungkan oleh risk management, dan di analisis feasible studinya, serta kalau amsiong pun ada 9 pelor lagi, buat anda yang masih lahiran anak bisnis 1, 2 , ya anda sendiri donk yang turun tangan perhitungkan semuanya, lagipula justru mereka itu sudah memperhitungkan menggelontorkan dana 10 milyar untuk jadi si bola salju itu 50 milyar atau lebih, makanya sampai bayar orang untuk memperhitungkan segala sesuatunya agar tidak salah, tetap saja intinya perkembangan, pertambahan, pertumbuhan, pembesaran. mereka punya kepentingan untuk menghitung sedetil mungkin agar tidak menyusut 1 mili meter pun ketika bola salju itu di jalankan.
16. inti dari pengusaha, wiraswasta, pedagang, itu hampir2 sama, sama2 mengusahakan yang belum ada menjadi ada, apakah itu yang belum ada menjadi ada ? yaa gak usah basa basi mencla mencle, jelas lah cashflow, putarn uang, didalam roda gila permainan usaha, bisnis, dagang, aktifitas jualbeli itu lah,
dulu main di awal 1 juta, sekarang bisa gak bertumbuh jadi main di 10 juta, dulu main di 10 juta, bisa gak sekarang jadi main di 100juta, sekarang main di 100 juta, bisa gak besok main di 500 juta ? ... nah kalau anda main 100 jt, anda ambil yang menjadi hak anda 10-20 juta, sah toh ? sahhhhhhh.... belum ada saya dengar pengusaha itu dulu main 100 juta, sekarang dia maunya main 10 juta, bahkan dulu main 100 jt, sekarang main 100 jt aja, si pengusaha udah stress karena itu menyalahi hukum bola salju. dalam artian usaha nya stagnan. kalau diawal anda main 10 juta, di akhir malah hutang 10 juta, anda ini sedang mengusahakan apa toh ?.
masih percayakah anda terhadap hukum bola salju ?
Friday, October 23, 2015
Naik Batik Air, Ada Undian Jazz
Aku beberapa saat lalu setelah married dapat perintah untuk dinas ke jakarta, dan dengan akomodasi dibayarkan. Pada saat itu, seniorku yang mencari tiket penerbangan ke jakarta, ga lama setelah seniorku mencari2, akhirnya dia bilang kalau ada undian di b*tikAir, undiannya dapat mobil rolls royce, dan banyak mobil2 yang lain, kayak jazz diundi tiap bulan dan tiap bulan ada 2 jazz yg dikasih.
Waktu itu aku merasa apa emang benar bisa dapat jazz? Tapi setelah tak pikir2, ya betul jg, pas lg butuh, setelah married, butuh mobil pasti untuk bawa istri ke mana2, dan apalagi bakal ada baby nanti, mesti punya mobil utk ngangkut mereka. Sapa tau ini mobil untuk aku, amin ya Tuhan.
Terus setelah seminggu di sana, aku balik ke sby naik batik air lg, dengan harapan mendapat chance lebih besar untuk semakin dekat dengan jazz yg kuimpikan.
Waktu itu aku merasa apa emang benar bisa dapat jazz? Tapi setelah tak pikir2, ya betul jg, pas lg butuh, setelah married, butuh mobil pasti untuk bawa istri ke mana2, dan apalagi bakal ada baby nanti, mesti punya mobil utk ngangkut mereka. Sapa tau ini mobil untuk aku, amin ya Tuhan.
Terus setelah seminggu di sana, aku balik ke sby naik batik air lg, dengan harapan mendapat chance lebih besar untuk semakin dekat dengan jazz yg kuimpikan.
Thursday, September 17, 2015
Proyeksi Masa Depan
Hari ini aku kebangun jam 4 subuh, istriku yang bangunin, katae aku manggil2 namanya dia, hahaha padahal aku tidur, ngigau, terus ga isa tidur lg, karena panas, AC dah otomatis mati jam 2 subuh, kalo ngidupin kipas angin, nanti istri masuk angin, jadi biarin aja deh.
Akhirnya aku masak nasi, ambil ayam suwir dan siomay yang ada di kulkas dan merendam ke gayung mandi, supaya ga beku. Dan setelah nasi selesai masak, ayam suwir tak masukin ke penanak nasi, biar hangat sendiri, terus siomaynya tak masukin ke kulkas bagian bawah.
Terus aku mau coba untuk tidur, dan ternyata masih nggak bisa tidur, kepikiran masa depan, gmn nanti kalo istri hamil terus ga ada tempat tinggal, masa harus tetep di kos ini, terus gimana pengeluaran e kalo anak sudah ada, aku mesti bikin proyeksi singkat. Tapi lagi2 karena malas, aku mencoba untuk tidur dan hasilnya ga bisa tidur.
Ga lama, akhirnya aku putuskan untuk membuka laptop dan membuka excel, membuat kolom2, kolom umur, pengeluaran tahunan, berapa simpanan yang bisa aku tabung tiap taun. Dan waktu ngomong2 sama bu Lily, katanya aku dapet 3 anak, itu juga sangat membantu untuk merencanakan masa depan.
Aku lihat uang yang bisa kusisihkan tiap tahun, ga banyak, dengan asumsi setiap bulan pada tahun ini aku bisa saving 3.5jt, dan tahun depan 4jt, naik tiap tahun sampai umur 32 (sekarang umur 26 tahun) 6.5jt dan tidak naik seterusnya.
Untuk beli mobil bekas umur 27 (tahun depan) aku mesti ngeluarin 40jt untuk DP, untungnya aku masih ada sisa dari nikahan, jadi bisa dikurangin 20jt, dan untuk lahiran anak, aku kasih 20jt untuk tahun depan.
Ga disangka juga, uangku tahun depan masih ada 18.5jt. 18jt aja, di umur 27 tahun, ga bisa ini, ga bisa punya uang cuman segitu aja, mesti punya penghasilan yang lebih. Kapan hari sih aku sempet beli dan baca bukunya Merry Riana ttg Gift From A Friend, sangat membangun dan membuka visi, disitu dibilang untuk bisa kaya, km mesti kerja keras. Kerja keras untuk passive income milikmu.
Aku mikir keras, apa yang bisa jadi passive incomeku, aku punya blog lyric, lumayan sih, dengan postingan berjumalh 4rb, aku tiap hari dapat kira2 30 visitor. Eh, lumayan ga ya? hahaha, kayaknya ga, soalnya dari 30 visitor tiap hari, iklan yang di klik sehari cuman 1 aja, jadi pendapatan dari (1 * 0.8) /1000 = 0.0008 $ each day dan kalo dikonversikan ke rupiah (1 dollar = 12rb) = 9.6 rupiah.
Dulu aku sempet berpikir sih, kalau postku mencapai 7rb, mgkn bisa lebih oke, tapi kayaknya aku sudah muak dengan input data ke blog itu. Pengen sih diem2 dapet duit, "Demi masa depan" yang selalu menjadi motivatorku, dimana sama sekali ga ada effort di masa depan, aku isa dapet duit. Tapi setelah tak hitung2, ini aja aku cuman bisa dapet 1 impression, kalo misal aku hitung 100 impression, aku dapet 960 rupiah each day (28rb each month). It's gonnna be a big effort and no money.
So, from this moment on, I decided to not to maintenance my lyric blog. If I really want to have a lyric blog, maybe I need to think other strategy.
Begitulah, itu pergumulanku akhir2 ini, kepingin membangun passive incomeku.
Doakan aku semoga aku cepat dapet ya, supaya segera di develop dan menghasilkan.
Akhirnya aku masak nasi, ambil ayam suwir dan siomay yang ada di kulkas dan merendam ke gayung mandi, supaya ga beku. Dan setelah nasi selesai masak, ayam suwir tak masukin ke penanak nasi, biar hangat sendiri, terus siomaynya tak masukin ke kulkas bagian bawah.
Terus aku mau coba untuk tidur, dan ternyata masih nggak bisa tidur, kepikiran masa depan, gmn nanti kalo istri hamil terus ga ada tempat tinggal, masa harus tetep di kos ini, terus gimana pengeluaran e kalo anak sudah ada, aku mesti bikin proyeksi singkat. Tapi lagi2 karena malas, aku mencoba untuk tidur dan hasilnya ga bisa tidur.
Ga lama, akhirnya aku putuskan untuk membuka laptop dan membuka excel, membuat kolom2, kolom umur, pengeluaran tahunan, berapa simpanan yang bisa aku tabung tiap taun. Dan waktu ngomong2 sama bu Lily, katanya aku dapet 3 anak, itu juga sangat membantu untuk merencanakan masa depan.
Aku lihat uang yang bisa kusisihkan tiap tahun, ga banyak, dengan asumsi setiap bulan pada tahun ini aku bisa saving 3.5jt, dan tahun depan 4jt, naik tiap tahun sampai umur 32 (sekarang umur 26 tahun) 6.5jt dan tidak naik seterusnya.
Untuk beli mobil bekas umur 27 (tahun depan) aku mesti ngeluarin 40jt untuk DP, untungnya aku masih ada sisa dari nikahan, jadi bisa dikurangin 20jt, dan untuk lahiran anak, aku kasih 20jt untuk tahun depan.
Ga disangka juga, uangku tahun depan masih ada 18.5jt. 18jt aja, di umur 27 tahun, ga bisa ini, ga bisa punya uang cuman segitu aja, mesti punya penghasilan yang lebih. Kapan hari sih aku sempet beli dan baca bukunya Merry Riana ttg Gift From A Friend, sangat membangun dan membuka visi, disitu dibilang untuk bisa kaya, km mesti kerja keras. Kerja keras untuk passive income milikmu.
Aku mikir keras, apa yang bisa jadi passive incomeku, aku punya blog lyric, lumayan sih, dengan postingan berjumalh 4rb, aku tiap hari dapat kira2 30 visitor. Eh, lumayan ga ya? hahaha, kayaknya ga, soalnya dari 30 visitor tiap hari, iklan yang di klik sehari cuman 1 aja, jadi pendapatan dari (1 * 0.8) /1000 = 0.0008 $ each day dan kalo dikonversikan ke rupiah (1 dollar = 12rb) = 9.6 rupiah.
Dulu aku sempet berpikir sih, kalau postku mencapai 7rb, mgkn bisa lebih oke, tapi kayaknya aku sudah muak dengan input data ke blog itu. Pengen sih diem2 dapet duit, "Demi masa depan" yang selalu menjadi motivatorku, dimana sama sekali ga ada effort di masa depan, aku isa dapet duit. Tapi setelah tak hitung2, ini aja aku cuman bisa dapet 1 impression, kalo misal aku hitung 100 impression, aku dapet 960 rupiah each day (28rb each month). It's gonnna be a big effort and no money.
So, from this moment on, I decided to not to maintenance my lyric blog. If I really want to have a lyric blog, maybe I need to think other strategy.
Begitulah, itu pergumulanku akhir2 ini, kepingin membangun passive incomeku.
Doakan aku semoga aku cepat dapet ya, supaya segera di develop dan menghasilkan.
Sunday, August 30, 2015
Bu Lily
Halo, kemaren tanggal 30 aku sekeluarga (ga sekeluarga sih, cuman ber4 aja tanpa papaku, karena sakit vertigo) sempat pergi ke bu Lily. Akupun mgkn lupa siapa bu Lily itu, jadi aku jelaskan, bu Lily adalah seorang pendoa yang melayani sebagai konselor dan memiliki karunia untuk mengerti roh, bisa mengerti apa yang Tuhan katakan.
Beberapa saat yang lalu, keluargaku sempat mengalami pertengkaran hebat, lalu aku diberi tahu bahwa bu Lily bisa membantu untuk memberikan konsultasi dan solusi, dan bisa membantu mendoakan dan bisa bernubuat, jadilah kami putuskan untuk pergi ke bu Lily, walaupun banyak cobaan (sebelumnya pernah janjian, tapi banyak halangan dan batal).
Pada saat kami sampai di rumah nya bu Lily, pukul 10.15 pagi, sebenarnya kami dijanjikan pukul 11.00 pagi, tapi kami semua dari luar kota, jadi datangnya jam brp kita langsung ke rumahnya bu Lily saja, pikirku sih lebih baik menunggu daripada harus membuang waktu untuk tidak ketemu. Jadi waktu kita datang, bu Lily sempat shock dan masih belum siap apa2, aku sih ga berharap banyak, cuman mgkn nunggu aja di dalem ruang tamu, gt pikirku, tapi ternyata disuruh masuk dan langsung dilayani.
Untuk awal2, saya aku membuka pembicaraan dengan berkata bahwa saya akan menikah, minta di doakan, lalu kemudian bu Lily menyambar ke mama saya, banyak yang dibicarakan, salah 1 nya, mama saya itu orangnya memendam banyak hal, banyak kekecewaan yang ditelan, entah sama suami, ataupun sama anak2nya, banyak pikiran, banyak ketakutan2 yang ada di pikiran mamaku, takut anaknya ada yang nggak nikah, dan banyak hal.
Lalu bu Lily menyambar kakak pertamaku, kakak pertamaku cewek, emang dibilang keras, tapi yang menyebabkan dirinya menjadi keras adalah mamaku juga, dari SMA sering dikenalkan sama orang, dan waktu kakakku ditanyain, lalu mamaku nyamber bilang kalo emang sering dikenalno, tapi si kakakku ga mau. Tapi disitu karunia bu Lily juga bekerja, dia langsung tau kalao kakakku marah tiap kali mamaku bilang dijodohkan, dikenalkan. Bu Lily sadar dan langsung menegur mamaku, bahwa untuk mendapat pasangan, jangan menjual anak seperti barang dagangan, biarlah anak itu yang memberi harga jual dirinya sendiri. Rasa benci itu juga muncul karena adanya cinta tak sampai pada masa lampau yang masih belum terselesaikan (kasih tak sampai), dan kakakku yang pertama masih mencari2 bayangan dari sosok tersebut. Tetapi sayangnya orang tersebut tidak memiliki perasaan apapun pada kakakku.
Dan untuk kakak ku yang kedua, juga sama, selalu marah jika mendengar kata dijodohkan, dikenalkan sama temennya mama, tapi hatinya kakakku yang kedua ini lebih baik dari yang pertama, soalnya ga ada dendam.
Yang terakhir, untuk aku, aku diberi nubuat bahwa nanti ga perlu kuatir tentang pernikahanku, semua bakal berjalan lancar, cuaca bakal cerah dan semua undangan akan dateng. Aku seneng sekali waktu denger nubuatan seperti itu, tapi ada di dalem hatiku yang malah jadi bingung, kalau yang diundang datang semua, terus tempatnya bakal cukup ato ga ya? Soalnya yang diundang melebihi batas. Takut juga sih, tapi mencoba untuk punya iman, aku yakin rancangan Tuhan bukan rancangan yang buruk.
Terus aku didoakan lagi, bakal punya 2 anak laki dan perempuan. Terus di revisi lg, tambah 1 anak lg (hahahaha). Dibilang juga kalau jangan kuatir tentang keuanganmu, keuanganmu terjamin, sudah disiapkan dari surga, akan datang secara tak terduga, keluargamu bakal bahagia. Dan aku akan kerja sampe 5 taun ke depan terus baru punya usaha. Dan ayat yang diberikan adalah Mazmur 32:8 yang berisi "Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kau tempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu."
Wow, nubuatan yang ga terduga buat aku. Sebenernya sih aku takut sama masa depanku, bagaimana keuanganku, tapi dengan adanya nubuatan ini, aku menjadi tidak takut lagi, ya tetep ada ketakutan2, tapi jadi lebih percaya bahwa semua ketakutan itu bukan apa2 dibanding Tuhan.
Beberapa saat yang lalu, keluargaku sempat mengalami pertengkaran hebat, lalu aku diberi tahu bahwa bu Lily bisa membantu untuk memberikan konsultasi dan solusi, dan bisa membantu mendoakan dan bisa bernubuat, jadilah kami putuskan untuk pergi ke bu Lily, walaupun banyak cobaan (sebelumnya pernah janjian, tapi banyak halangan dan batal).
Pada saat kami sampai di rumah nya bu Lily, pukul 10.15 pagi, sebenarnya kami dijanjikan pukul 11.00 pagi, tapi kami semua dari luar kota, jadi datangnya jam brp kita langsung ke rumahnya bu Lily saja, pikirku sih lebih baik menunggu daripada harus membuang waktu untuk tidak ketemu. Jadi waktu kita datang, bu Lily sempat shock dan masih belum siap apa2, aku sih ga berharap banyak, cuman mgkn nunggu aja di dalem ruang tamu, gt pikirku, tapi ternyata disuruh masuk dan langsung dilayani.
Untuk awal2, saya aku membuka pembicaraan dengan berkata bahwa saya akan menikah, minta di doakan, lalu kemudian bu Lily menyambar ke mama saya, banyak yang dibicarakan, salah 1 nya, mama saya itu orangnya memendam banyak hal, banyak kekecewaan yang ditelan, entah sama suami, ataupun sama anak2nya, banyak pikiran, banyak ketakutan2 yang ada di pikiran mamaku, takut anaknya ada yang nggak nikah, dan banyak hal.
Lalu bu Lily menyambar kakak pertamaku, kakak pertamaku cewek, emang dibilang keras, tapi yang menyebabkan dirinya menjadi keras adalah mamaku juga, dari SMA sering dikenalkan sama orang, dan waktu kakakku ditanyain, lalu mamaku nyamber bilang kalo emang sering dikenalno, tapi si kakakku ga mau. Tapi disitu karunia bu Lily juga bekerja, dia langsung tau kalao kakakku marah tiap kali mamaku bilang dijodohkan, dikenalkan. Bu Lily sadar dan langsung menegur mamaku, bahwa untuk mendapat pasangan, jangan menjual anak seperti barang dagangan, biarlah anak itu yang memberi harga jual dirinya sendiri. Rasa benci itu juga muncul karena adanya cinta tak sampai pada masa lampau yang masih belum terselesaikan (kasih tak sampai), dan kakakku yang pertama masih mencari2 bayangan dari sosok tersebut. Tetapi sayangnya orang tersebut tidak memiliki perasaan apapun pada kakakku.
Dan untuk kakak ku yang kedua, juga sama, selalu marah jika mendengar kata dijodohkan, dikenalkan sama temennya mama, tapi hatinya kakakku yang kedua ini lebih baik dari yang pertama, soalnya ga ada dendam.
Yang terakhir, untuk aku, aku diberi nubuat bahwa nanti ga perlu kuatir tentang pernikahanku, semua bakal berjalan lancar, cuaca bakal cerah dan semua undangan akan dateng. Aku seneng sekali waktu denger nubuatan seperti itu, tapi ada di dalem hatiku yang malah jadi bingung, kalau yang diundang datang semua, terus tempatnya bakal cukup ato ga ya? Soalnya yang diundang melebihi batas. Takut juga sih, tapi mencoba untuk punya iman, aku yakin rancangan Tuhan bukan rancangan yang buruk.
Terus aku didoakan lagi, bakal punya 2 anak laki dan perempuan. Terus di revisi lg, tambah 1 anak lg (hahahaha). Dibilang juga kalau jangan kuatir tentang keuanganmu, keuanganmu terjamin, sudah disiapkan dari surga, akan datang secara tak terduga, keluargamu bakal bahagia. Dan aku akan kerja sampe 5 taun ke depan terus baru punya usaha. Dan ayat yang diberikan adalah Mazmur 32:8 yang berisi "Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kau tempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu."
Wow, nubuatan yang ga terduga buat aku. Sebenernya sih aku takut sama masa depanku, bagaimana keuanganku, tapi dengan adanya nubuatan ini, aku menjadi tidak takut lagi, ya tetep ada ketakutan2, tapi jadi lebih percaya bahwa semua ketakutan itu bukan apa2 dibanding Tuhan.
Thursday, August 6, 2015
Egois, Enyahlah!
Hari ini aku merasa sedih, ini H-2 hari sebelum hari pernikahan, tapi banyak kekuranganku yang belum tertutupi. Seperti contohnya sekarang ini, dan kemarin2, aku terlalu egois, aku terlalu fokus dengan pekerjaanku pada jam kerja sehingga aku tidak sempat untuk menyentuh urusan pernikahan kami. Dan terkadang aku agak jengkel apabila pada waktu malam hari mesti ngurus2in macam2.
Hari2 ini sih sempat tertemplang, tertohok, karena urusan pernikahan, pekerjaan calonku jadi terbengkalai. Sebenarnya aku pun sangat excited dengan pernikahan kami, tapi entah kenapa aku tidak bisa melihat apa yang dilihat calonku. Pada saat aku merasa sudah cukup oke, calonku bilang belum oke. Mungkin itu yang membedakan status pekerjaan kita. Aku bener2 ga kepengen calonku jadi seperti ini terus, akupun juga kepengen ngurusin semua.
Tiap malem aku doa supaya calonku selalu mendapat kekuatan, pengharapan baru. Tapi mungkin karena kena aku, kekuatannya jadi habis. Sedih emang, tapi that's fact.
Aku terlalu egois sampai aku ga bisa melihat bagaimana calonku berkorban. Berkorban perasaan, pikiran, ego. Aku harus berubah.
Hey km (aku di masa depan), kalo km baca ini, introspeksi diri!
Apa km sudah jadi a better man?
Ato tetep menyusahkan istrimu?
Don't be so selfish!
Hari2 ini sih sempat tertemplang, tertohok, karena urusan pernikahan, pekerjaan calonku jadi terbengkalai. Sebenarnya aku pun sangat excited dengan pernikahan kami, tapi entah kenapa aku tidak bisa melihat apa yang dilihat calonku. Pada saat aku merasa sudah cukup oke, calonku bilang belum oke. Mungkin itu yang membedakan status pekerjaan kita. Aku bener2 ga kepengen calonku jadi seperti ini terus, akupun juga kepengen ngurusin semua.
Tiap malem aku doa supaya calonku selalu mendapat kekuatan, pengharapan baru. Tapi mungkin karena kena aku, kekuatannya jadi habis. Sedih emang, tapi that's fact.
Aku terlalu egois sampai aku ga bisa melihat bagaimana calonku berkorban. Berkorban perasaan, pikiran, ego. Aku harus berubah.
Hey km (aku di masa depan), kalo km baca ini, introspeksi diri!
Apa km sudah jadi a better man?
Ato tetep menyusahkan istrimu?
Don't be so selfish!
Subscribe to:
Posts (Atom)
